Yuk, Lindungi keluarga dari Diabetes

Hari Sabtu tanggal 29 November kemarin, saya di undang ke acara #LindungiKeluargadariDiabetes di Taman stasiun MRT Jakarta Dukuh Atas, tepatnya di sebrang restaurant Sizzler Jakarta Pusat. Walau weekend dan harus meninggalkan waktu bersama anak anak, saya antusias banget dengan acara ini. Sebisa mungkin ga akan pernah nolak acara yang bakal kasih saya experience dan ilmu ilmu yang berguna. Bakal jadi acara 2 jam yang menyenangkan ni pasti, berisi edukasi dan banyak bertemu dengan teman teman baru.

Acaranya dimulai pukul 8 pagi, saya berangkat dari rumah pukul 6, dengan memakai jasa ojek sampailah saya di stasiun Cilebut, ga lama kok nunggu kereta jurusan tanah abang akhirnya dateng juga. Perjalanan ditempuh kurang lebih 1 jam lebih sedikit hingga tiba di stasiun Sudirman. Udara pagi yang masih segar membuat suasana Jakarta pagi itu menjadi hangat dan sejuk, saya melewati lorong yang di ujungnya ada pintu masuk MRT, saya berjalan menyusuri jalan ke tempat acara berlangsung, taman stasiun MRT Jakarta Dukuh Atas.

Wah sudah ramai sekali peserta blogger dan komunitas disana. Setelah melakukan registrasi, saya diminta untuk mengambil yogamat untuk berolahraga, dan bebas memilih tempat yang kosong. Setelah menyiapkan yogamat dan menyimpan tas, saya menuju ke kumpulan orang orang yang antri, ternyata ada pemeriksaan Deteksi Dini Penyakit tidak Menular seperti cek gula darah, cek tekanan darah dan cek kesehatan jiwa oleh Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.

Diawali dengan menimbang berat badan (ow oooow! ga pengen liat hasil timbangan rasanyaaa! hahaha!) , kita akan di ukur lingkar perut dan cek tensi darah. Baru deh hasilnya akan terlihat. Dag dig dug nih, alhamdulillah hasil gula darah saya normal, hanya sajaaa, hasil dari berat badannya termasuk kriteria “Gemuk” huhuhu! katanya harus banyak berolahraga dan makan sayur dan buah. Siaaaap!

Setelah timbang badan, saatnya tensi darah.
Ambil darah untuk pengecekan Gula Darah.

Jujur, saya ga tau terlalu banyak tentang penyakit diabetes. Yang saya tau penyakit ini termasuk penyakit yang mematikan. Jadi inget waktu saya kuliah dulu, saya menemani sahabat saya untuk berobat ibunya di suatu tempat untuk penanganan diabetes. Begitu banyak orang orang yang berobat disana dengan berbagai kondisi. 

Acara ini dibuka oleh MC Tommy Prabowo, dan dilanjut dengan sambutan oleh Managing Director MSD Indonesia George Zaki.

MC Tommy Prabowo

Berdasarkan data International Diabetes Federation Atlas edisi ke – 9 pada tahun 2019, Indonesia menduduki peringkat ke 7 penyandang diabetes terbanyak di dunia. Dan peringkat ke 3 penyandang toleransi glukosa terganggu terbanyak di dunia. Salah satu kegiatan Kampanye #LindungiKeluargadariDiabetes adalah edukasi mengenai pentingnya aktivitas fisik untuk pencegahan diabetes tipe 2.

George Zaki – Managing Director MSD Indonesia
George Zaki – Managing Director MSD Indonesia

Memperingati Hari Diabetes Dunia dan Bulan Kesadaran Diabetes Dunia, Merck Sharp Dohme (MSD) Indonesia bersama dengan Kementrian Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Bogor, Bekasi, Depok, Komunitas masyarakat dan MRT Jakarta, bersama sama melaksanakan kampanye #LindungiKeluargadariDiabetes. Kampanye ini sejalan dengan tema besar kampanye Hari Family, dengan fokus utama deteksi diabetes, cegah diabetes tipe 2 dan penanganan diabetes anggota keluarga dengan diabetes.

Kampanye #LindungiKeluargadariDiabetes bertujuan untuk mengajak seluruh keluarga di Indonesia untuk mengetahui risiko diabetes dan meningkatkan kesadaran dari pengaruh diabetes terhadap pasien dan keluarga serta mendorong peran aktif keluarga dalam penanganan, pencegahan, dan edukasi mengenai diabetes.

Rangkaian kampanye #LindungiKeluargadariDiabetes dilaksanakan melalui talkshow dan pendekatan langsung berbasis komunitas untuk membagikan tips dan informasi terkini seputar diabetes tipe 2. Berbagai komunitas yang ikut serta dalam kampanye ini antara lain komunitas olahraga, komunitas blogger, komunitas peduli terhadap diabetes, komunitas memasak sehat dan MRT Jakarta.

Acara selanjutnya yaitu acara utama talkshow dari beberapa narasumber seperti dr. Rudy Kurniawan (Founder Komunitas Sobat Diabet) , dr. Suria Nataatmadja (Medical Affairs Director MSD Indonesia) , Prof. Dr. dr. Mardi Santoso, DTM&H, SpPD-KEMD, FINASIM, FACE (Ketua Persatuan Diabetes Indonesia (PERSADIA) Wilayah Jakarta, Bogor, Bekasi dan Depok), dr. Dwi Oktavia Handayani, M. Epid (Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta) dan Ahmad Pratomo (Head of Corporate Communication Department PT MRT Jakarta)

Narasumber acara #LindungiKeluargadariDiabetes

Medical Affairs Director MSD Indonesia, dr Suria Nataatmadja, mengatakan, “Sebagai mitra global dari International Diabetes Federation (IDF), MSD berkomitmen untuk terus mendukung upaya peningkatan kesadaran terhadap diabetes. Dengan kampanye #LindungiKeluargadariDiabetes , kami berharap masyarakat semakin menyadari pentingnya peran keluarga dalam hal deteksi, pencegahan dan penanganan diabetes” .

dr. Suria Nataatmadja (Medical Affairs Director MSD Indonesia)

Data terbaru mengungkapkan bahwa sekitar 463 juta orang merupakan penyandang diabetes, namun 1 dari 2 penyandang diabetes tidak menyadari kondisinya, dan hampir 67% penyandang diabetes tersebut berada di usia produktif di bawah 60 tahun. Duuuh, jadi ngeri sendiri dengernya.

Diabetes merupakan salah satu penyakit kronis yang umum di derita di Indonesia. Indonesia menduduki peingkat ke – 7 penyandang diabetes terbanyak di dunia dengan jumlah 10,7 juta. Angka ini diperkirakan akan meningkat pada tahun 2045 menjadi 16,6 juta penyandang. Selain itu, Indonesia juga menduduki peringkat ke – 3 penyandang Toleransi Glukosa Terganggu atau Prediabetes terbanyak dengan jumlah 29,1 juta pada tahun 2019, diperkirakan akan meningkat menjadi 35,7 juta pada tahun 2045, yang mengindikasikan semakin tingginya paparan risiko diabetes di Indonesia, khususnya Diabetes tipe 2.

dr. Suria Nataatmadja (Medical Affairs Director MSD Indonesia)

Ketua Persatuan Diabetes Indonesia (PERSADIA) Wilayah Jakarta, Bogor, Bekasi dan Depok, Prof. Dr. dr. Mardi Santoso, DTM&H, SpPD-KEMD, FINASIM, FACE, mengatakan “Peran keluarga amat penting dalam deteksi dini diabetes dan usaha-usaha pencegahan diabetes tipe 1, tipe 2 dan tipe lain serta pengobatan anggota keluarga dengan diabetes. Dalam deteksi dini peran keluarga penting untuk mengetahui gejala diabetes dan memastikan apakah sudah terkena diabetes atau prediabetes sehingga mempercepat penanganan dan mencegah komplikasi. Terutama pada diabetes tipe 1 yang jika tidak di deteksi dapat menyebabkan perburukan dan menimbulkan kematian. Dalam pencegahan diabetes tipe 2 maka keluarga berperan melindungi jangan sampai keluarga yang lain terkena diabetes. Oleh sebab itu, perlu memahami faktor-faktor risiko yang bisa memicu terkena diabetes dengan cara meningkatkan gaya hidup sehat dan bila perlu lakukan tes gula darah. Dalam penanganan diabetes, keluarga sangat berperan mendukung dan memastikan pasien mendapatkan penyuluhan, pengobatan, pengaturan makan (diet) dan pemeriksaan untuk mengetahui komplikasi-komplikasi sesrta melaksanakan gaya hidup sehat yang dijalankan terus menerus”

Lebih lanjut Prof. Dr. dr. Mardi Santoso, DTM&H, SpPD-KEMD, FINASIM, FACE, mengatakan, “Dalam hal pengobatan pada pasien diabetes tipe 1 maupun tipe 2, penderita diabetes dan anggota keluarga, perlu menyadari betapa pentingnya kepatuhan dalam pengobatan diabetes yang harus dilakukan seumur hidup, terutama untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Aktivitas fisik, konsumsi makanan sesuai kebutuhan, berat badan ideal adalah hal yang direkomendasikan untuk pencegahan timbulnya diabetes tipe 2 dan untuk orang diabetes hal tersebut merupakan usaha baik disamping pengobatanuntuk menjaga agar kadar gula darah tetap terkendali normal. Salah satu aktivitas fisik adalah olahraga jalan, naik tangga, senam dan lainnya.”

Dalam riset yang dilakukan oleh Hiroto Honda pada tahun 2016 mengenai naik atau turun tangga sebagai metode yang nyaman untuk meningkatkan aktivitas fisik dalam kehidupan sehari-hari menunjukkan bahwa aktivitas naik atau turun tangga selama 3 menit dari 60 – 12 menit setelah makan dapat membantu penurunan respon glukosa darah postprandial pada penyandang diabetes tipe 2. Wah bagus ni, kita biasain dari hal kecil yuk, naik turun tangga setiap hari.

dr. Dwi Oktavia Handayani, M. Epid

dr. Dwi Oktavia Handayani, M. Epid, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatann Provinsi DKI Jakarta mengatakan, “Data terbaru Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan angka prevalensi nasional diabetes melitus berdasarkan diagnosis dokter pada usia >15 tahun adalah 2% dan angka prevalensi di Provinsi DKI Jakarta adalah 3,4%. Riskesdas 2018 juga menunjukkan 33,5% masyarakat Indonesia usia >10 tahun tergolong kurang aktivitas fisik, dengan proporsi penyumbang tertinggi adalah DKI Jakarta sebanyak 47,8%. Oleh karena itu, Dinas Kesehatan mendukung kampanye #LindungiKeluargadariDiabetes dengan menggerakkan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) yaitu upaya kesehatan berbasis masyarakat untuk mendeteksi secara dini faktor risiko penyakit tidak menular termasuk diabetes. Adapun pemeriksaan yang dilakukan di Posbindu adalah pemeriksaan tinggi badan, berat badan, lingkar perut, tekanan darah, dan kadar gula darah. Kami berharap kampanye ini membantu menemukan penyandang diabetes yang belum menyadari jika terkena diabetes dan tentunya memberikan edukasi CERDIK, yaitu Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet seimbang, Istirahat cukup dan Kelola stress.”

Ahmad Pratomo (Head of Corporate Communication Department PT MRT Jakarta)
Ahmad Pratomo (Head of Corporate Communication Department PT MRT Jakarta)

Corporate Secretary PT MRT Jakarta, Muhammad Kamaluddin mengatakan, “Menyadari manfaat naik atau turun tangga bagi kesehatan terutama mencegah diabetes, MRT Jakarta menyambut baik dan mendukung inisiatif dari kampanye #LindungiKeluargadariDiabetes. Ini sejalan dengan upaya kami untuk mengajak masyarakat pengguna MRT Jakarta untuk menggunakan tangga daripada lift yang memang hanya diperuntukkan bagi kelompok prioritas seperti ibu hamil, lansia dan disabilitas. Edukasi mengenai manfaat dari naik turun tangga ini akan ada di poster dan sticker di area stasiun MRT Jakarta. Kami berharap pengguna MRT Jakarta dapat menggunakan tangga dan merasakan manfaat kesehatannya selain juga mendahulukan mereka yang membutuhkan untuk menggunakan lift prioritas.”

dr. Rudy Kurniawan (Founder Komunitas Sobat Diabet)
Sharing dari anggota Sobat Diabetes

Tentang Merck Sharp and Dohme (MSD)

Selama lebih dari satu abad, MSD, perusahaan biofarmasi global terkemuka telah melakukan penemuan untuk kehidupan (Inventing for Life), menghadirkan obat-obatan dan vaksin untuk berbagai penyakit paling menantang di dunia. Melalui obat resep, vaksin, terapi biologis, dan produk kesehatan hewan, kami bekerja sama dengan para mitra dan beroperasi di lebih dari 140 negara untuk memberikan solusi kesehatan yang inovatif. Kami juga menunjukkan komitmen untuk meningkatkan akses ke layanan kesehatan melalui program, dan kemitraan yang menjangkau para pemangku kepentingan. Kini MSD terus menjadi yang terdepan dalam hal penelitian untuk memajukan pencegahan dan pengobatan penyakit di seuruh dunia – seperti kanker, penyakit kardiovaskular, dan penyakit menular termasuk virus. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.msd-indonesia.com atau www.msd.com

Terakhir acara ditutup dengan olahraga workout bersama @Indosweatcamp .

@indosweatcamp
Berfoto Bersama (Sumber: Panitia)

Setelah selesai berolahraga, tidak lupa berfoto bersama dan minum air putih serta makan makan sehat tentunya. Makanan kali ini dari Honu Eats dengan pilihan salmon and chicken bowls!

Honu Eats
Honu Eats

Nah, jangan lupa ya teman teman, kita cegah diabetes dimulai dari diri kita sendiri. Jangan lupa CERDIKCek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet seimbang, Istirahat cukup dan Kelola stress. Dari hal kecil seperti naik turun tangga setiap hari dan jangan lupa makan sayur dan buah. Terima kasih untuk Inke Maris Associates yang telah mengundang saya ke acara seru ini. Di tunggu undangan seru lainnya. See you!

Foto dulu dong!
“Cegah, Obati, Lawan Diabetes”
“Diabetes menyebabkan kematian 1 orang setiap 8 detik”
“Skrining Kesehatan Terpadu”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *